Adidas Hercules, Bohemian Rhapsody dan Peluang Investasi di Antaranyasumber: motherjones
i

Adidas Hercules, Bohemian Rhapsody dan Peluang Investasi di Antaranya

“EEEEEEOOOOO”  seru entah siapa di kantor, tongkrongan, sampai di pinggiran jalanan kota. Mengherankannya lagi kemudian ada yang membalas seruan tersebut dengan nada yang sama.

Seruan tersebut merupakan potongan adegan konser Live Aid yang menggambarkan salah satu penampilan terbaik Queen yang belakangan ini kembali populer karena film Bohemian Rhapsody yang baru dirilis. Melalui aksi itu  Freddie mengajak penontonnya untuk turut serta melebur dalam pertunjukkan mereka dan menjadikan adegan tersebut bagian paling ikonik dari film tersebut.

Satu hal lagi yang tak kalah menyita perhatian penonton adalah bagian kostumnya. Freddie mercury adalah seorang rockstar yang sangat memerhatikan fesyen, baginya konser Queen bukanlah hanya sekedar konser namun juga sebuah fashion show. Vogue, majalah fesyen terkemuka, bahkan menobatkan Freddie sebagai salah satu ikon dunia fesyen.

Ketika konser Live Aid diadakan tahun 1985, gaya Freddie kala itu sudah beralih dari gaya flamboyan glamor ke gaya yang lebih kasual. Dengan menggunakan kaos singlet, jeans dan sepatu Adidas putih.

Mungkin jika Anda berkesempatan hadir langsung di konsernya Anda tak akan terlalu terfokus pada apa yang dikenakannya saat itu. Berbeda halnya dengan apa yang terlihat jelas di film, Rami Malek yang memerankan Freddie dengan apik seolah bertransformasi menjadi Freddie sungguhan. Bergerak menguasai panggung dengan sepatu adidas bergaris biru di kakinya. Membuat salah fokus penonton dan penasaran jenis Adidas apakah yang dipakainya?

Sepatu Adidas dan Freddie Mercury

Julian Day, costum designer dari film Bohemian Rhapsody telah menyiapkan kostum para aktor dengan sangat rapih. Dilansir dari laman Fashionista, Julian day mengungkapkan bahwa kostum harus didesain secara teliti hingga ke detailnya, mengingat banyaknya orang yang telah menonton konser itu. Day kemudian menghubungi Adidas untuk mereproduksi sepatu tinju bersol tipis era 80-an.

Petunjuknya hanya sebatas itu, tidak disebutkan jenisnya, lantas forum-forum pecinta Adidas pun membahas hal ini. Terdapat perdebatan apakah jenis Adidas Samba atau Adidas Hercules.

sumber: edblogdepatricia
sumber: edblogdepatricia

Dilihat sekilas kedua jenis Adidas ini memang terlihat sangat serupa. Aksen garis tiga di bagian pinggir memang sama di antara keduanya, tetapi jika ditelaah dengan lebih teliti, terdapat perbedaan pada Samba. Ia tidak memiliki konter di tumitnya. Bentuk lajur lubang tali lebih melengkung pada Hercules. Jumlah lubang tali lebih banyak pada Samba dan jelas Sol Hercules jauh lebih tipis dibandingkan Samba. Semua perbedaan itu menjelaskan bahwa sepatu yang dipakai Freddie kala manggung di Live Aid adalah Adidas Hercules.

Hal itu juga diamini oleh Izar Qoyyuma, seorang sneakers enthusiast yang juga kolektor Adidas dan admin dari 3foil.id, komunitas pecinta Adidas di Indonesia. “Betul yang dipakai Freddie saat Live Aid adalah Adidas Vintage jenis Hercules berdasarkan cirinya, namun tak salah jika banyak yang tertukar dengan Samba karena di beberapa scene lainnya  juga Freddie sempat menggunakan Adidas Samba OG white-black” ujarnya.

Freddie Mercury memang seorang pecinta sneakers Adidas. Dalam kesehariannya Ia kerap memakai Adidas Samba yang terkenal di tahun 70-an. Sementara Adidas Hercules sendiri adalah varian sepatu wrestling atau tinju dari Adidas, yang sangat ringan dan fleksibel, hingga menjadi pilihan Freddie untuk menjadi sepatu manggungnya. Di sisi lain, Ia memilih Hercules mungkin juga karena ada sisi historisnya dimana Freddie pernah menjadi olahragawan dan sempat berlatih tinju ketika usianya masih remaja.

Hercules sudah tak lagi diproduksi, walau kini pamornya naik berkat film Bohemian Rhapsody. Mulai banyak fans Queen yang mencari sepatu ini, bahkan ada yang membuat petisi yang ditujukan untuk Adidas agar kembali mereproduksi jenis Hercules ini.

Permintaan atau angka pencarian Adidas Hercules di website penjualan seperti e-bay atau Amazon pun turut meningkat. Walau listing benda ini sangat jarang. Terakhir dilihat, sepatu ini dibandrol seharga €150, bagi saiapapun yang memilikinya saat ini, benda ini bisa manjadi peluang investasi yang menghasilkan return lebih dari 100%.

Menangkap Peluang Investasi

Jika Anda adalah kolektor yang suka menjadikan koleksi sebagai investasi, Anda bisa menangkap peluang dari peristiwa seperti ini. Sebagaimana aturan umum dalam investasi kolektibel yang berdasarkan pada: kondisi, kelangkaan dan popularitas.

Ada faktor popularitas yang dihasilkan dari rilisnya film Bohemian Rhapsody. Kemudian Meningkatkan peluang return  yang lebih tinggi untuk semua benda kolektibel yang menyangkut film tersebut.

Selain adanya keluaran film teranyar, lonjakan minat dapat terjadi jika adanya peristiwa historis yang menyertainya. Seperti adanya aktor atau pemerannya meninggal atau pensiun. Kebetulan pula tanggal 24 November yang lalu merupakan peringatan kematian Freddie yang ke-27.

Ingin menangkap peluang dari popularitas? Mulai sekarang cobalah untuk melihat tren terbaru di dunia perfilman. Karena biasanya jika satu film biopik sukses selanjutnya akan menjadi tren.

Mungkin saja setelah ini akan ada film biopic tentang Bowie, Nirvana atau The Beatles. Siap-siap hunting memorabilia yang berkaitan dengannya sebelum jadi populer dan ketinggalan peluangnya.

Latest

View All