Menunda Pekerjaan Adalah Hal yang Baik Untuk Dikerjakansumber: unsplash
i

Menunda Pekerjaan Adalah Hal yang Baik Untuk Dikerjakan

“Pah, mobil udah kotor, cuci dong…”
“Iya nanti Mah…”


“Ayah, tolong ganti popok si ade ya…”
“Ntar aja Mah belum penuh banget….”


“Hmm.. Sayang, sekali lagi yuk…”
“Sebentar Mah… Eh mau sekali lagi ya Mah? Hayu mah tapi abis ini ya, satu lagi nih sampe
chicken dinner”


Dialog di atas pasti sering ada di rumah kita, alasannya bukan apalagi kalo bukan malas yang luar biasa atau karena sedang gak mood. Sayangnya rasa bersalah dan omelan Si Sayang di rumah sepertinya gak cukup membuat kita sadar dari rasa malas tersebut. Tapi jangan salah, menunda-nunda pekerjaan ternyata tidak selalu menjadi hal yang buruk. Kok bisa?


Dalam sebuah interview yang dilakukan oleh Smithsonian Magazine, mantan bankir dan pengacara Frank Partnoy menjelaskan bagaimana menunda pekerjaan bisa menjadi hal yang baik dalam hidupnya. Bisa aja nih orang. Bagaimana mungkin menunda pekerjaan bisa jadi hal yang baik? Menurut Frank, penundaan bukanlah ciri dari orang malas, nah lo! Melainkan sebuah tahap untuk menbuat kita beristirahat sejenak dalam rutinitas sehari-hari yang padat. Dengan kata lain, manusia memiliki suatu batasan dimana kita tidak akan bisa menanganinya secara bersamaan, dari situlah kebiasaan menunda pekerjaan akan datang. Mulai suka nih sama si Frank.


“Kenapa harus panik sekarang kalau bisa panik nanti” kecenderungan berpikir seperti itu membuat Partnoy bisa memetakan kebiasaannya ini jadi kecenderungan untuk membuat keputusan yang lebih baik dan menyelesaikan banyak hal. Sudah mulai mengerti? Sekarang mari kita berlatih menunda pekerjaan.


Berlatih Menunda Dengan Baik


Ada beberapa cara untuk menunda pekerjaan dengan ideal yang mungkin saja bisa menjauhkan kita dari masalah dikemudian harinya.


1. Rencanakan waktu dengan bijak.


Misalnya kita punya deadline untuk menulis artikel dengan jumlah minimal 500 kata, nah selalu ingat bahwa menulis dengan jumlah sebanyak itu tentu membutuhkan waktu yang agak lama, nggak apa-apa menunda sampai saat terakhir tapi sembari itu coba pikirkan riset dan buat outlinenya terlebih dahulu.


2. Pilih Distraksi


“Kalau tugas udah numpuk ya jejerin aja kan jadi nggak numpuk lagi” jokes jadul yang sama sekali nggak berguna itu tidak bisa membuat pekerjaan kita selesai, yang ada kita tetep ada di zona malas kita. Distraksi adalah musuh utama para penunda pekerjaan, namun kita selalu bisa memilih jenis distraksi kita. Selagi kita sedang menunda satu pekerjaan, kerjakan hal lain yang sekiranya bakal memakan waktu yang singkat dan mudah seperti mencuci pakaian, benerin atap genteng, bales-balesin email kantor atau melatih berang-berang berhitung misalnya.


Jangan karena kita hanya sedang ingin beristirahat atau nunggu mood kita balik lagi bukan berarti kita bisa meninggalkan tanggung jawab pekerjaan. Ingat, ini hanya akan berhasil dengan baik apabila kita tetap berusaha memanfaatkan waktu yang ada dengan mengerjakan yang lain walaupun sedikit demi sedikit. Ah Frank Partnoy, kirain menunda beneran, ini sih ngerjain kerjaan lain sembari nunggu mood, bisa aje mantan bankir!

Latest

View All