Ketahui Etikanya Ketika Menghadiri Jamuan ResmiSumber: Party packs
i

Ketahui Etikanya Ketika Menghadiri Jamuan Resmi

Dalam satu waktu, Anda akan dihadapkan dengan banyaknya undangan untuk menghadiri berbagai acara, di antaranya terselip undangan bertema black tie, acara resmi yang mengharuskan Anda memakai pakaian rapi dan formal. Anda juga diharapkan untuk mengikuti etika berpesta ketika menghadiri pesta tersebut.

Baca: Tipe-tipe Dress Code Black Tie yang Harus Faders Ketahui

Nicholas Clayton, butler yang telah berpengalaman selama 20 tahun, berbagi pengalaman dalam buku yang berjudul A Butler’s Guide to Table Manners. Ada beberapa aturan utama yang dapat Anda pelajari dari buku Clayton tersebut, agar Anda dapat menjadi tamu yang terhormat di acara resmi semacam ini.

Pahami aturan berbusana atau dress code.


Bagi kita pria Indonesia, rasanya memakai kemeja batik dan sepatu pantofel saja sudah cukup untuk menghadiri acara resmi. Namun, berbeda dengan kebanyakan pesta di Indonesia, black tie ini mengharuskan Anda  mengenakan tuksedo dan dasi yang pada umumnya berwarna gelap atau hitam.

Baca: Tuksedo dan Setelan Jas itu Ternyata Berbeda lho, Sob! Apa Bedanya?

Hal lainnya yang harus dipahami juga bahwa dress code black tie sebenarnya diciptakan untuk para wanita, agar mereka bisa menunjukkan tampilan terbaik mereka. Tugas laki-laki disini adalah untuk mendampingi para wanita, jadi pilihlah tuksedo yang pantas dan serasi namun tidak lebih mencolok dari pasangan Anda.

Yang harus dilakukan ketika ditawari canapé

Pada undangan black tie, Anda akan menemukan pramusaji berkeliling untuk menawarkan Anda makanan pembuka berukuran kecil terbuat dari roti dan biskuit yang biasa disebut canapé.

Nah, jika Anda ingin mencobanya, jangan pernah mengambil canapé langsung dari piring saji ke mulut Anda. Ambilah piring yang tersedia karena canapé harus menyentuh piring yang Anda pegang lebih dahulu sebelum disantap. Lalu, jangan ambil lebih dari satu canapé, karena pramusaji akan kembali untuk menawarkan canapé tersebut jika Anda masih menginginkannya.

Etika dalam prasmanan.

Jika pesta tersebut memiliki konsep prasmanan atau buffet, Anda diharapkan untuk melayani diri Anda sendiri dalam mengambil makanan. Hanya ada satu peraturan yang perlu anda patuhi yaitu jangan pernah menaruh makanan terlalu banyak di piring Anda! Perilaku tersebut dianggap tidak pantas dan dapat membuat orang lain mencemooh Anda.

Cara memakan roti.


Makanlah roti yang disajikan sedikit demi sedikit, potong langsung dengan tangan Anda, tidak perlu menggunakan pisau, oleskan sedikit mentega menggunakan pisau mentega yang telah disediakan.

Garnish di makanan Anda


Garnish atau hiasan makanan yang ikut disajikan dalam piring sebenarnya bukan untuk dimakan, walaupun kebanyakan garnish memang bisa dimakan tapi sebaiknya Anda tinggalkan saja, tak peduli seberapa menariknya garnish tersebut dibentuk, fungsinya tetap hanya sebagai dekorasi saja.

Cara menggunakan serbet.


Gunakan serbet dengan cukup menekan pinggiran mulut Anda untuk menghilangkan remah-remah sisa makan. Demi menjaga kesopanan Anda, jangan mengelap sekeliling mulut Anda dengan serbet.

Etika dalam minuman beralkohol.


Tak jarang pesta semacam ini menyajikan minuman beralkohol seperti champagne atau wine/Anggur. Jika Anda tidak meminum minuman beralkohol cukup balikan ke arah bawah gelas-gelas anggur yang disediakan di meja Anda. Cara lainnya Anda bisa meletakkan jari Anda pada mulut gelas saat pramusaji akan menuangkan Anggur atau Anda bisa mengatakan dengan sopan pada pramusaji bahwa Anda tidak minum dan minta tolong pelayan untuk mengangkat gelas anggur tersebut.


Namun, jika Anda tak ada masalah untuk meminumnya, perhatikan jenis-jenis minumannya. Ketika Anda memegang gelas champagne, tangan Anda akan membuat suhu champagne naik dan rasanya tidak akan enak lagi. Jadi,  jangan heran jika gelas champagne Anda hanya diisi sepertiganya. hal ini dilakukan untuk menghindari sisa champagne yang terlalu banyak.


Untuk minuman lain yang kadar alkoholnya lebih tinggi, sebaiknya Anda jangan terlalu banyak mengkonsumsinya. Jika Anda sampai mabuk, perilaku Anda bisa dicap sangat buruk. Jika Anda merasa sudah terlalu banyak meminum Alkohol, lebih baik pamit pada tuan rumah dan segera cari taksi atau supir untuk mengantarkan Anda ke rumah.

Bahasan yang harus dihindari dalam percakapan.


Selain makan jamuan, Anda juga wajib untuk bersosialisasi dengan tamu undangan lainnya. Namun Anda harus menjaga percakapan Anda dengan menghindari isu agama, seks dan politik. Bahasan tersebut merupakan topik yang tabu untuk dibicarakan di meja makan. Selain itu Anda sebaiknya tidak membicarakan tentang penyakit ataupun pamer harta. Menceritakan koleksi mobil atau perjalanan liburan Anda terus-menerus hanya akan mengganggu tamu lain.

Aturan pesta semacam ini memang terbilang cukup ribet, namun sebagai bagian dari perangkat sosial, hal ini wajib Anda lakukan agar senantiasa menjadi tamu budiman di setiap pesta. Selamat berpesta!

Latest

View All