How To Train Your Dragon: Inget Kucing Kawin & Zaman PDKTHow To Train Your Dragon: The Hidden World
i

How To Train Your Dragon: Inget Kucing Kawin & Zaman PDKT

Sabtu (5/1) kemarin, Fader berkesempatan datang ke screening film How to Train Your Dragon: The Hidden World. Film animasi satu ini wajib ditonton buat family time . Walaupun masih mengisahkan seputar antara orang yang sayang sama naga dan haters-nya, di sekuel ketiga bercerita tentang bangsa Viking era kepemimpinan Hiccup (Jay Baruchel). Masa di mana untuk pertama kalinya manusia hidup berdampingan dengan naga.

Ternyata film jagoan DreamWorks ini akhirnya sampai pada penghujung cerita. Emang kalau sekuel terakhir pasti bakal sedih-sedihan, ye? Siap-siap aja tisu atau tahan air mata karena tengsin, dong, kalau ketawan nangis sama istri atau anak. Di sini akan tiba akhir cerita persahabatan antara Hiccup dan Toothless yang bukan sekadar tuan dengan peliharaannya. 


Cukup berkesan dan bikin saya nostalgia nonton How to Train Your Dragon: The Hidden World. Saya jadi keinget gimana repotnya waktu kucing saya mengenal cinta, ketika tercium bau-bau mereka ngebet pengin kawin. Biasanya, kucing kalau nggak dikasih restu sama majikannya, bakal ngadat setengah mati. Mulai dari nggak mau makan, males ngapa-ngapain, sampai gampang banget ngambek. Kasus yang pernah terjadi pada kucing saya, sih, dia sampai kabur dari rumah, gara-gara kecantol sama kucing kampung yang suka mampir b*rak di pekarangan. Tapi namanya juga cinta. Meskipun dia urakan, bentol-bentol bekas koreng, dan pergaulan bebas, di mata si meong mungkin sosoknya berkarisma kayak si Eret (Kit Harington)--ganteng-ganteng badass!

Hal ini juga dialami sama Hiccup. Dia bingung abis ketika tahu partnernya Toothless ngebet untuk nge-date sama Light Fury, spesies dragon fury yang tersisa. Walaupun punya warna kulit yang berbeda, sebagai sosok partner yang pengertian, Hiccup ternyata punya pandangan yang cukup liberal. Dia ngebebasin Toothless untuk menjalin hubungan dengan Light fury tanpa intervensi asal keluarganya atau agamanya apa. Film ini lumayan bikin segar dengan nuansa romansa-komedi. Lihat kelakuan Toothless bikin pengin komentar ke anak, "Dek, kalau udah gede jangan cemen PDKT-in cewek." Tapi nggak apa-apa namanya juga baru pertama kenal perempuan.

How To Train Your Dragon: The Hidden World
How To Train Your Dragon: The Hidden World

Lanjut lagi, hubungan Hiccup dengan Astrid (bukan penyanyi) telah mencapai titik di mana setiap di tongkrongan mereka dicengin melulu untuk segera menikah. Jadi inget dulu zaman-zaman galau mau ngelamar si Mama. Bukan sekadar romansa ABG, persoalannya udah makin dewasa banget. Bukan lagi tentang ribut mau makan di mana, melainkan bagaimana hubungan jadi saling terbuka, percaya, dan mengandalkan satu sama lain. Ajib, bener. Btw, ini beneran film anak-anak? Kok, nyindir saya zaman muda?

Dean DeBlois bisa dibilang seorang director dan writer yang oke. Tentu film-nya nggak mau dibilang basi, dia bikin penjahat yang lebih mencekam dibanding dua sekuel sebelumnya. Grimmel the Grisly (F. Murray Abraham), orang yang terkenal banget sebagai pembantai naga. Sejak kecil, dia berambisi untuk menghabisi semua spesies naga, terutama Night Fury terakhir, Toothless. Namanya juga penjahat, suka sirik liat orang lain lagi bahagia.

Overall, How to Train Your Dragon: The Hidden World sangat direkomendasikan buat film keluarga. Bisa ngajarin anak tentang percintaan sejak dini sama nostalgia cinta naga (bukan cinta monyet) bareng istri. Cerita, karakter, action, sampai visualnya ya, nggak perlu diragukan lagi. Buat saya, sih suara Kit Harrington bikin nggak sabar pengin buruan nonton lanjutannya Game of Thrones. Emang kayaknya dia lagi bersahabat banget ya, sama naga.

Latest

View All